Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Bahlil Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Beri Harapan Baru

Menteri Bahlil Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Beri Harapan Baru pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah dan masyarakat jangan terlena dan harus tetap optimis pertumbuhan ekonomi terus positif. Diketahui, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 tumbuh positif sebesar 7,07 persen YoY, menjadi jalan Indonesia keluar dari jurang resesi.

"Banyak yang bilang jangan terlena dengan kuartal II yang tumbuh 7,07 persen secara Year on Year. Betul, kita jangan terlena tapi harus optimis, sebab tanpa optimisme tidak akan pernah sebuah negara maju menata masa depan dengan baik," kata Bahlil dalam webinar Urus Izin Tanpa Ribet, Kamis (12/8).

Bahlil menyebut pertumbuhan ekonomi yang positif di kuartal II-2021 memberikan harapan baru agar ke depannya perekonomian Indonesia bisa membaik, meskipun entah kapan pandemi covid-19 ini selesai.

"Pertumbuhan kita di kuartal II itu memberikan harapan baru bahwa ada secercah harapan ke depan lebih baik. Sekalipun kita tidak tahu kapan pandemi covid-19 ini berakhir," ujarnya.

Oleh karena itu, untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dan mengimplementasikan Undang-undang Cipta Kerja, Pemerintah meluncurkan Online Single Submission (OSS) Risk Based Approach (RBA) atau OSS Berbasis Risiko untuk mempermudah izin usaha.

Sehingga undang-undang tentang Cipta Kerja diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya. "Undang-undang ini kita harapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak. Sebab kalau kita potret dari pertumbuhan ekonomi di kuartal II 84 persen pertumbuhan ekonomi nasional itu kontribusinya dari konsumsi dan investasi," ujarnya.

Menurutnya, jika menahan izin berusaha sama dengan menahan laju pertumbuhan ekonomi nasional dan menahan pendapatan negara. "Kalau kita menahan izin pengusaha itu sama dengan menahan laju pertumbuhan ekonomi nasional. Kalau kita menahan izin pengusaha itu sama dengan menahan pendapatan negara," katanya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP