Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Bahlil: Masuknya Ribuan TKA China Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

Menteri Bahlil: Masuknya Ribuan TKA China Ciptakan Banyak Lapangan Kerja Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. ©2020 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah melaporkan, jumlah tenaga kerja asing (TKA) asal China yang masuk ke Indonesia hingga 18 Mei 2021 mencapai 8.700 orang. Banyaknya jumlah pekerja China itu disebut lantaran besarnya investasi dari Negeri Tirai Bambu.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sendiri telah menerbitkan izin kerja kepada 15.760 TKA sepanjang Januari hingga 18 Mei 2021. Selain China, pekerja asing dari negara lain yang ramai masuk ke Indonesia yakni dari Korea Selatan dan Jepang.

Menanggapi kasus tersebut, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menuturkan, kedatangan ribuan TKA China tersebut akan berujung pada terciptanya banyak lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

"Menyangkut tenaga kerja asing, coba cek baik-baik dulu tenaga kerja asing atau investasi China yang masuk ke Indonesia menciptakan banyak lapangan pekerjaan," kata Bahlil dalam sesi teleconference, Jumat (28/5).

Terkait jumlah tenaga kerja asing yang masuk, Bahlil menyerahkan data pastinya kepada Menaker. Namun menurut jawabannya, China memang menaruh banyak sekali investasi di Tanah Air.

"Tapi kalau saya bisa menjawab adalah, begitu investasinya semakin besar, maka pasti peluang lapangan pekerjaan semakin besar juga. Tinggal dilihat dari jenis usahanya apa, jenis investasinya apa, apakah dia pada teknologi atau padat karya," tuturnya.

Sektor Pertambangan

Bahlil lantas menyoroti investasi China yang banyak disumbangkan untuk sektor pertambangan seperti smelter. Hal itu otomatis akan menciptakan efek berkelanjutan (multiplier effect) bagi terciptanya lapangan kerja di Indonesia.

"Yang saya pahami adalah, proses pembangunan investasi China ke Indonesia itu lebih banyaknya pada pembangunan industri smelter terhadap berbagai bermacam komoditas tambang yang ada di negara kita. Dan itu pasti mempunyai multiplier effect," urainya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP