Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mentan Amran soal data pangan: Kita merujuk ke BPS

Mentan Amran soal data pangan: Kita merujuk ke BPS Amran Sulaiman. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani berpendapat, siap memberikan rekomendasi data beras kepada Presiden Joko Widodo pada bulan depan.

Meski demikian, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) hanya merujuk pada satu data terkait data hasil pangan RI, yakni data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

"Soal usulan Kadin ini tupoksinya sudah jelas. Kita merujuk ke BPS. Intinya pemerintah ini dari BPS," tuturnya di Gedung Kementan, Selasa (25/9).

Amran menambahkan, Kementan akan terus berupaya menggenjot transaksi ekspor RI. Ini dilakukanya dalam rangka mendukung para petani dalam negeri.

"Makanya teman-teman pengusaha importir tolong beli bawang saudara petani. Petani kita sudah susah berpayah tanam, hargailah," pungkasnya.

Sebelumnya, Rosan mengatakan perlunya satu data yang dijadikan rujukan agar terdapat kejelasan mengenai stok beras RI. Meski begitu, Amran menjelaskan, data pangan tidak terpaku pada beras semata, ada pangan lain yang turut tak kalah penting untuk diperhatikan.

"Bulog ini jangan hanya beras saja, ada juga 460 item lainya yang harus kita jaga selama 24 jam. Cabai saja ada 5 jenis," ujarnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP