Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mentan Amran: Di 3 tahun pemerintahan Jokowi, populasi sapi naik 4 juta ekor

Mentan Amran: Di 3 tahun pemerintahan Jokowi, populasi sapi naik 4 juta ekor sapi. shutterstock

Merdeka.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut bahwa Upaya Khusus (Upsus) Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab) telah meningkatkan populasi sapi di Indonesia. Menurut dia, populasi sapi di Indonesia saat ini telah mencapai 16,8 juta ekor.

Amran mengatakan, jika sebelumnya peningkatan populasi sapi hanya 200 ribu ekor per tahun, dengan adanya Upsus Siwab, penambahan populasinya mencapai lebih dari 1 juta ekor per tahun.

‎"Hasilnya adalah boleh cek melalui BPS. Dulu populasi hanya 13 juta ekor. Itu selama 72 tahun Indonesia merdeka. Hanya tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK, hari ini total 16,8 juta ekor. Hampir 4 juta ekor (kenaikan). Artinya produksi sapi hari ini dengan inseminasi buatan itu 1 juta lebih per tahun. Dulu hanya 200 ribu ekor. Artinya naik 500 persen," ujar dia di Kantor Kementan, Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Selain itu, Upsus Siwab ini juga terbukti meningkatkan bobot sapi hingga 2 kali lipat dibandingkan sapi tanpa melalui program tersebut. "Tapi kalau membandingkan bobot, dulu sapi lokal itu separuh bobotnya dari pada sekarang. Limosin, Belgian Blue itu bobotnya 2 ton. 2 kali lipat," kata dia.

Dengan adanya Upsus Siwab ini, diharapkan ke depannya Indonesia bisa terlepas dari ketergantungan impor sapi. Kementan akan mendorong program ini diterapkan di seluruh daerah di Indonesia.

"Khusus Jawa Timur kami apresiasi, 1 juta ekor per tahun hanya untuk satu provinsi. Kalau ini bisa lima provinsi seperti Jawa timur, Indonesia tidak pernah cerita impor sapi lagi," tandas dia.

Reporter:‎ Septian Deny

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP