Mentan Amran: Daging sapi asal NTT dijual Rp 85.000/Kg ke konsumen
Merdeka.com - Kapal ternak KM Camara Nusantara I merapat ke Pelabuhan Tanjung Priok kemarin malam. Kapal tersebut mengangkut 500 ekor sapi, yang terdiri dari 300 ekor sapi Bali dari Pelabuhan Tenau Kupang dan 200 ekor sapi Sumba Ongole dari Pelabuhan Waingapu.
Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman mengatakan, sapi dari Nusa Tengara Timur (NTT) ini diperlukan untuk menekan harga sapi yang ada di pasaran. Daging sapi ini akan dijual seharga Rp 85.000 per Kg ke konsumen.
"Harga daging hidup di peternak ada Rp 34.000 dan Rp 36.000 per Kg. Oleh karena itu, diperkirakan untuk ini, melepas rata-rata Rp 85.000 per Kg untuk di tingkat konsumen," ucap Amran di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (9/2).
Meski terbantu dengan adanya kapal khusus ternak yang dapat memangkas biaya distribusi yang panjang, Amran mengaku diperlukan waktu agak panjang untuk menurunkan harga daging di pasaran (bukan sapi NTT).
Menurutnya, masalah disparitas harga daging sapi menjadi tantangan. Hal ini diyakini Amran, akan diselesaikan dengan rutinitas pelayanan kapal khusus ternak.
"Artinya kita memulai ini. Memang butuh waktu, tidak bisa 1-2 minggu, permasalahan harga dading selesai. Ini persoalan puluhan tahun, bukan hanya di Jakarta, di manapun ada disparitas harga yang terlalu jauh sampai 350 persen. Tapi kami yakin lewat kapal khusus ternak ke depan ini akan selesai," jelas dia.
Wakil Ketua Komisi IV, Herman Khaeron mengingatkan kepada pemerintah untuk menstabilkan jumlah angkutan sapi dalam kapal khusus ternak.
"Tapi saya ingatkan, jangan sampai penuhnya kapal, karena hari ini kapal penuh karena dihadiri pak menteri atau penuh karena pak menteri ke NTT baru penuh. Ketika pak menteri tidak ada kosong. Jadi saya minta ada keberlanjutan pasokan agar bisa dijamin kebutuhannya," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya