Menperin sebut investasi Foxconn mandeg di Jokowi
Merdeka.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat kembali komentar mengenai rencana pabrikan ponsel Foxconn berinvestasi di Indonesia. Menurut Hidayat, hingga saat ini, belum ada kelanjutan rencana ini.
Rencananya, investasi Foxconn di Indonesia akan menggandeng Research In Motion (RIM) produsen ponsel Blackberry. Namun, rencana ini masih mentok sampai ke Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
"Foxconn ketidakpastian masih cukup besar. Kemarin mereka sudah membuat manuver baru dengan DKI tapi belum di follow up. Mungkin mereka menunggu pemerintahan yang baru," ucap Hidayat di Jakarta, Rabu (9/4).
Menurut Hidayat, saat ini Blackberry sudah menandatangani kerja sama dengan Foxconn. Blackberry memilih pasar Indonesia karena daya saing mereka sedang turun sehingga memilih menjaga pasar yang ada. Indonesia dianggap pasar besar yang sangat menguntungkan bagi Blackberry.
"Blackberry secara global competitivness penggunanya kan turun. Selain Meksiko, Indonesia permintaannya tinggi. Mereka tahu prospek demand baru," tegasnya.
Selain Blackberry dan Foxconn, Hidayat juga menyebut pabrikan ponsel lain yang akan investasi di Indonesia pada tahun ini. Akan tetapi, Hidayat masih belum mau membeberkan mengenai rencana investasi sejumlah pabrikan ponsel ini.
"Ada juga yang sudah komitmen yang akan dilaunching tahun ini. Ini perusahaan industri cell phone dan gadget. Sekarang konsentrasi subtitusi impor ponsel. Nama dan nilai investasinya saya belum mau ngomong," tutupnya. (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya