Menperin pede ekonomi RI tahun depan tumbuh tinggi
Merdeka.com - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa membaik dari tahun sebelumnya. Salah satunya didorong oleh industri tekstil dan produk tekstil (TPT) yang mendominasi total ekspor nasional.
"Pertumbuhan ekonomi pada 2016 punya potensi perbaikan. Di mana lebih tinggi dibanding sebelumnya. Jadi merupakan tren positif, hal ini didorong paket fiskal, didorong industri pengolahan tekstil sebesar 85,67 persen dari total ekspor nasional," kata Airlangga di kantornya, Jakarta, Senin (29/8).
Dia berharap, devisa hasil ekspor (DHE) dari industri TPT ini bisa terus meningkat, karena sempat mengalami penurunan di tahun 2015 menjadi USD 12,28 miliar dibanding tahun 2014. Padahal TPT adalah subsektor ketiga terbesar di nasional, dan menyerap 10 persen tenaga kerja di sektor manufaktur.
Dari sektor manufaktur, devisa industri garmen pada triwulan II-2015 sebesar USD 6,68 miliar. Jumlah pekerja industri ini mencapai 74 juta orang dan akan terus meningkat di tahun 2020. Meski demikian, namun jumlah produksi di Indonesia masih kalah dengan negara lain.
"Garmen menghasilkan devisa besar. Proyeksi produksi industri ini mencapai 6,68 kg per hari. Tapi negara lain bisa mencapai 9.6 kg," imbuhnya.
Laporan: Aisyah
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya