Menperin: Pameran otomotif jadi pendorong industri dan investasi
Merdeka.com - Kementerian Perindustrian menilai pameran otomotif sudah menjadi salah satu pendorong industri dan penguat aliran investasi sektor tersebut. Alih-alih berkutat pada promosi produk, pabrikan pun diminta juga memaparkan kontribusinya pada pengembangan industri otomotif nasional.
Seiring industri otomotif nasional yang terus berkembang, pabrikan yang dulu hanya merakit kini sudah semakin banyak melakukan produksi mesin, komponen dan menggandeng perusahaan lokal.
Menteri Perindustrian, Saleh Husin meminta pelaku industri peserta pameran, terutama pabrikan, turut memberikan edukasi tentang perkembangan industri otomotif nasional.
"Saya juga minta pabrikan mengedukasi pengunjung pameran dan konsumen, tentu tidak dengan bahasa formal dan industri otomotif keseluruhan, sampaikan saja bagaimana sebagian ataupun keseluruhan mobil tipe A, B, C telah diproduksi di Indonesia. Memang perlu proses, kita mulai dari informasi lalu nanti berlanjut menjadi rasa bangga pada produk industri nasional," ujar Saleh dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (13/5).
Dalam jangka panjang, kata dia, pameran ini sebenarnya juga membantu pabrikan mendapat kepercayaan konsumen, karena industri otomotif sendiri juga tengah mendongkrak tingkat penggunaan komponen lokal dan investasi otomotif seiring dorongan pemerintah memperkuat struktur industri ini.
"Ke depan, hal ini diharapkan menumbuhkan preferensi konsumen pada produk industri nasional. Apalagi, Indonesia terus menempel, mengejar, dan memenangi persaingan dengan industri otomotif negara lain di ASEAN, seperti Thailand," kata dia.
Sementara itu, Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto menambahkan, pihaknya telah memberi laporan kepada Kemenperin perihal persiapan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 ke-24. Pameran akan digelar di kawasan BSD City, Tangerang Selatan, 11-21 Agustus 2016.
"Pameran ini menunjukkan makin kuatnya optimisme dan komitmen memperkuat industri otomotif. Sebagian besar peserta, hampir seluruhnya adalah perusahaan otomotif yang telah berinvestasi di industri kendaraan bermotor Indonesia," kata Jongkie.
Gaikindo membidik lonjakan jumlah pengunjung dibanding pameran serupa tahun lalu sebanyak 11 persen, dari 451.000 menjadi 500.000 pengunjung. Area pameran pun ditambah, jika tahun 2015 seluas 91.000 meter persegi maka tahun ini panitia menyiapkan 96.577 meter persegi.
Sekedar informasi, GIIAS 2016 bakal memamerkan 26 merek mobil penumpang dan 7 merek kendaraan niaga serta ditargetkan diikuti lebih dari 350 peserta pameran. Sebagai informasi, pameran serupa tahun lalu mencatat transaksi penjualan 19.380 unit kendaraan senilai Rp 5,77 triliun.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya