Menperin optimis industri dalam negeri tumbuh meroket di 2017
Merdeka.com - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto memprediksi industri dalam negeri akan tumbuh 5,3-,5,6 persen di 2017 mendatang. Angka ini lebih tinggi dibanding 2016 yang diperkirakan hanya akan tumbuh 4,67 persen - 5,0 persen.
Menurut Airlangga, salah satu faktor pendukung tumbuhnya industri dalam negeri adalah karena membaiknya perekonomian. Iklim investasi juga tumbuh kondusif di sektor industri.
"Perhatian dari pemerintah yang tinggi terhadap pengembangan SDM industri yang diharapkan dapat meningkatkan daga saing, efisiensi dan produktifitas di sektor industri," kata Airlangga di Kantornya, Jakarta, Kamis (22/12).
Mantan Anggota DPR mengungkapkan, industri makanan dan minuman masih menjadi motor pertumbuhan industri tahun depan. Sektor ini diproyeksikan tumbuh 7,5-7,8 persen pada 2017, lebih rendah dibandingkan 2016 yang angkanya mencapai 8,2-8,5 persen.
"Angka itu lebih realistis jika dilihat dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang jelas industri makanan dan minuman tetap menjadi motor pertumbuhan industri," katanya.
Ke depannya, dia optimis angka pertumbuhan industri bisa semakin baik dikarenakan pemerataan kawasan industri. Saat ini, Kemenperin telah melakukan pengembangan 14 kawasan industri di luar Pulau Jawa. Hingga 2016, terdapat tiga kawasan industri yang telah beroperasi, yaitu Kawasan Industri Sei Mangkei di Sumatera Utara, Morowali di Sulawesi Tengah, dan Bantaeng di Sulawesi Selatan.
"Selain itu terdapat tiga kawasan industri yang sedang dalam tahap pembangunan, yaitu di Palu, Bitung, dan Konaw. Untuk tiga tahun ke depan, juga akan dilakukan percepatan pembangunan Kawasan Industri Tanjung Buton," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya