Menperin isyaratkan Indonesia sulit lepas dari impor gula mentah
Merdeka.com - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengisyaratkan ketergantungan Indonesia akan gula mentah impor bakal berlangsung lama. Sebab, pemerintah hingga saat ini kesulitan membangun pabrik gula mampu memproduksi bahan baku gula rafinasi itu.
"Memang tidak mudah untuk mendapatkan lahan 10 ribu hektar untuk membangun satu industri gula rafinasi," ujar Saleh di kantornya, Jakarta, Senin (22/12).
Di sisi lain, industri makanan dan minuman tidak bisa menunggu hingga gula mentah bisa diproduksi di dalam negeri. Kebutuhan mereka akan gula rafinasi terus meningkat seiring pertumbuhan konsumsi masyarakat.
Atas dasar itu, pemerintah membuka keran impor gula mentah sebanyak 600 ribu ton sepanjang Januari-Maret 2015. Bahkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla merekomendasikan kuota impor gula mentah sebanyak 1,5 juta ton pada tahun depan.
"Kami memang mendorong industri gula rafinasi untuk dapat memproduksi raw sugar," kata Saleh. "Kami akan kordinasi dengan kementerian lain agar mendapatkan lahan untuk membangun perkebunan tebu, untuk mendukung industri gula rafinasi." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya