Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menperin akan temui Jokowi bahas masalah mobil murah

Menperin akan temui Jokowi bahas masalah mobil murah Astra Agya dan Ayla. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Peluncuran mobil murah di Indonesia menimbulkan dilema beberapa pejabat Indonesia. Di satu sisi penjualan mobil murah ini akan menambah kemacetan di jalan raya, namun di sisi lain mobil murah diharapkan menjadi barang bagi masyarakat kelas menengah untuk mobilisasi dalam kesehariannya.

Menteri Perindustrian, MS Hidayat menjawab sentilan para pejabat mengenai mobil murah ini. Salah satunya adalah sentilan Gubernur DKI, Joko Widodo yang mengatakan mobil murah akan menambah kemacetan di Jakarta.

"Saya juga sudah dengar reaksi Jokowi (Gubernur DKI). Tapi program ini bersifat nasional, daya beli masyarakat demandnya tinggi. Ini agar masyarakat memiliki mobil yang relatif murah dan hemat energi," ucap Hidayat ketika ditemui di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (20/6).

Menurut Hidayat, mobil murah adalah jawaban transportasi dari kondisi riil saat ini. Bukan hanya Indonesia, negara lain juga sudah melakukan hal yang sama dari dahulu.

"Dipenuhi karena, di negara lain sudah dilakukan, sudah ada pasaran. Program ini tidak diperuntukkan DKI dan Jabodetabek saja," jelasnya.

Hidayat mengaku akan menemui Jokowi untuk membicarakan hal ini. Hidayat akan berkoordinasi dengan Jokowi menyelesaikan permasalahan ini.

"Kepentingan DKI memang tambahan persoalan. Secara khusus nanti kita akan koordinasi," tutupnya. (mdk/bmo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP