Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menperin Airlangga akui produksi mandiri mobil listrik proyek mahal

Menperin Airlangga akui produksi mandiri mobil listrik proyek mahal mobil listrik. Ritu Manoj Jethani / Shutterstock.com

Merdeka.com - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengakui produksi massal mobil listrik membutuhkan biaya tidak sedikit. Maka dari itu, dia mengatakan insentif pemerintah sangat diperlukan untuk mewujudkan rencana ini.

"Mobil listrik itu kan mahal. Mobil listrik itu harus ada insentif dari pemerintah," ungkapnya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (18/7).

Dia pun menegaskan bahwa sesungguhnya proyek mobil listrik sudah ada dalam peta jalan atau roadmap kementerian perindustrian untuk pengembangan industri otomotif. "Mobil listrik kan tupoksinya ada di perindustrian," katanya.

Menteri Airlangga pun mengatakan, untuk pengembangan lebih lanjut, kementerian perindustrian juga akan mengembangkan industri pendukung mobil listrik di dalam negeri.

"Tentunya kita akan liat dari pengembangan industri electric motor Indonesia. Seperti, pengembangan industri baterai di Indonesia," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mendorong Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) agar serius untuk mengembangkan proyek mobil listrik.

Menurut Menko Luhut, mobil listrik perlu dikembangkan dalam negeri, agar Indonesia bisa menjadi negara produsen mobil ramah lingkungan ini.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP