Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menperin Agus Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2021 Bakal Capai di 5,5 Persen

Menperin Agus Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2021 Bakal Capai di 5,5 Persen pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2021 bakal berada di 5,5 persen. Optimisme tersebut tidak lepas dari seluruh rangkaian strategi dan kebijakan yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah di tahun depan.

"Dengan berbagai kombinasi kebijakan dan peluang yang kita manfaatkan secara optimal, maka diharapkan ekonomi Indonesia dapat tumbuh di sekitaran atau kisaran 4,5 hingga 5,5 persen di tahun 2021," kata dia dalam diskusi FMB Menjaga Laju Keberlangsungan Industri di Tengah Pandemi, Rabu (30/12).

Dia menambahkan, optimisme pemerintah mengejar laju pertumbuhan sebesar 5,5 persen di 2021 juga sejalan dengan proyeksi pertumbuhan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga internasional. Misalnya Sadiah OECD memproyeksikan ekonomi 2021 sebesar 4,0 persen dan ADB 5,3 persen.

Selain itu juga World Bank memperkirakan ekonomi tahun depan bakal berada di kisaran 4,4 persen. Kemudian dia memperkirakan sebesar 6,1 persen dan Bloomberg Median sekitar 5,6 persen.

"Sementara untuk APBN yang sudah ditetapkan pertumbuhannya sebesar 5,0 persen," jelas dia.

Sebelumnya, Agus menyebut, ada beberapa strategi pemulihan ekonomi yang akan dilakukan pemerintah di tahun depan atau 2021, salah satunya adalah melakukan proses vaksinasi "Pemilihan ekonomi nasional di masa pandemi adalah pelaksanaan vaksinasi itu sendiri," kata dia dalam diskusi FMB Menjaga Laju Keberlangsungan Industri di Tengah Pandemi, Rabu (30/12).

Dia menambahkan, selain proses vaksinasi driver yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi di 2021 yakni implementasi daripada Undang-Undang Cipta Kerja. Lalu melanjutkan program pemulihan ekonomi (PEN) yang sudah digencarkan di 2020.

"Selain itu sejumlah strategi lainnya selalu kami siapkan yaitu salah satunya dengan melanjutkan program-program yang ada di komite PEN atau penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

Sebagai langkah pemulihan, pemerintah juga akan melanjutkan dukungan kebijakan untuk pemberdayaan UMKM. Tak hanya itu pemerintah juga melakukan penyusunan daftar prioritas investasi (DPI) serta pembentukan lembaga pengelola investasi atau LPI.

Sedangkan pengungkit pertumbuhan ekonomi lainnya, adalah program ketahanan pangan, pengembangan kawasan industri, mandatory B30, program padat Karya. "Dan tentu yang tidak kalah penting program pengembangan ekonomi digital," jelasnya.

Dia menambahkan, optimisme dalam memanfaatkan peluang-peluang pemulihan ekonomi tersebut, tentu didasari dengan strategi pemulihan ekonomi melalui kebijakan dan program yang telah disusun oleh pemerintah. Dengan cara bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP