Menpera minta Pemda bangun rumah murah untuk si miskin

Reporter : Idris Rusadi Putra | Sabtu, 6 Oktober 2012 08:05




Menpera minta Pemda bangun rumah murah untuk si miskin
Proyek rumah susun. shutterstock

Merdeka.com - Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz meminta pemerintah daerah untuk terus memperhatikan rumah yang layak untuk masyarakat daerah. Gubernur maupun Bupati wajib memberikan rumah yang layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, PNS maupun buruh.

"Membangun ini memerlukan sinergi kita. Saya minta Gubernur dan Bupati memberikan perhatian ke pembangunan rumah PNS, buruh, dan masyarakat berpenghasilan rendah," ungkap Djan di acara penghargaan Adiupaya Puriratma 2012 di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (5/10) malam.

Djan menegaskan, kebutuhan rumah murah untuk masyarakat adalah kewajiban pemerintah untuk memenuhi karena memperoleh hidup yang layak adalah hak semua masyarakat.

"Kebutuhan rumah yang layak yang terjangkau ini meningkatkan kesejahteraan rakyat. Strategis bagi pengembangan negara," tambahnya.

Walaupun demikian, Djan mengakui dalam pembangunan rumah murah ini memang banyak tantangannya. Oleh karena itu dia sangat meminta kepada pemerintah daerah untuk dapat bekerjasama mengerjakan ini semua.

"Untuk pembangunan ini memang penuh tantangan, apalagi untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Tapi kita harus tetap membangun perumahan untuk lingkungan hidup berkualitas," tutupnya.

[rin]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • UGM nilai tes keperawanan Polwan bentuk diskriminasi
  • PPATK sebut duit korupsi haji mengalir ke pejabat sejak 2004
  • KPK minta gubernur jangan sesumbar minta dihukum mati
  • Awas, Sony Xperia Z4 dan Z4 Ultra bakal rilis Januari 2015!
  • Ini perintah lengkap Menko Polhukam larang Munas Golkar di Bali
  • PPATK jamin ungkap harta terpendam Hadi Poernomo di kasus BCA
  • Patungan, 3 bocah putus sekolah doyan hirup lem di belakang TK
  • Ketua Gerindra minta Jokowi pecat Tedjo yang larang Munas Golkar
  • PPATK sebut RUU pembatasan transaksi tunai mentok
  • Indonesia butuh keajaiban untuk lolos ke semifinal Piala AFF
  • SHOW MORE