Menkominfo: RI punya satelit internet kecepatan tinggi di 2021
Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengusulkan proyek satelit dalam Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP). Proyek satelit ini akan diproses 2017 dan ditetapkan pada 2018.
Menurut Rudiantara, Indonesia akan punya satelit sendiri dengan kecepatan internet tinggi pada 2021 mendatang.
"Kita akan punya satelit sendiri. Prosesnya dimulai 2017, penetapannya kan 2018. Nanti dia kan harus pabrikasi 2 tahun. Jadi, 2021 kita punya satelit sendiri. Punya pemerintah dan dipakai untuk kepentingan pemerintah utamanya," ucap Rudiantara ketika ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (10/2).
Rudiantara memperkirakan nilai proyek ini akan mencapai USD 400 juta, namun masih tergantung segmen satelitnya sendiri.
"Misal, apakah semua Puskesmas harus dipasangi satelit agar internetnya dimana-mana. Sekolah itu juga ada ratusan ribu. Nanti kita akan pilih dimana saja. Kalau di Jakarta kan tidak ada masalah, kalau pakai 4G kan daerah remote harus pakai satelit," katanya.
Proyek satelit ini akan ditender pada kuartal III-2017 dan kemudian akan langsung ditetapkan pemenangnya. Kontrak pembangunan ditarget akan selesai pada pertengahan 2018.
"Setelah itu, financial closing, baru fabrikasi. Fabrikasi itu sendiri untuk awal satelit, kan ga bisa menang tender sekarang terus beli ke Glodok langsung. Itu kan butuh 36-48 bulan sampai peluncurannya. Satelit multifungsi untuk kebutuhan pemerintahan," jelas Rudiantara.
Proyek peluncuran satelit ini telah diusulkan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan akan mengorbit di Indonesia bagian Timur.
"Sekarang kan baru diusulin PSN. Cuma satu saja yang pasti-pasti," tutupnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya