Menko Rizal kritik RJ Lino hamburkan Rp 3 miliar buat iklan di koran
Merdeka.com - Kegeraman Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli terhadap PT Pelindo II belum usai. Akhir pekan lalu Menko Rizal membongkar aspal yang menutupi jalur rel kereta pelabuhan. Kini Menko Rizal mengkritik bos Pelindo II RJ Lino karena menghamburkan uang dengan beriklan di media cetak nasional. Menko Rizal menuding, itu bertujuan mengaburkan pandangan masyarakat akan permasalahan di pelabuhan yang sesungguhnya.
"Saya kaget hari ini ada yang pasang iklan di Kompas 2 halaman bolak balik, Rp 3 miliar itu. Janganlah ngadu pasang iklan, itu namanya ngadu duit. Kita fokus dalam solusi masalah," kata Menko Rizal di kantornya, Senin (14/9).
Rizal menjelaskan, iklan itu berisi pemberitahuan bahwa PT Pelindo II bakal membangun port baru. Seharusnya, kata dia, ada yang lebih prioritas dibenahi.
Bekas Menteri Koordinator era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu meminta para menteri tidak melakukan hal yang dilakukan PT Pelindo II. Sebab pihaknya lebih senang pejabat negara perang ide, dibanding perang iklan di media.
"Para menteri jangan perang ide diikuti perang iklan. Media sih senang itu, tapi menurut saya sih enggak mendidik masyarakat kita untuk membahas ini secara transparan," terangnya.
Sebelumnya, Menko Rizal menantang RJ Lino untuk menghubunginya jika tidak setuju langkahnya menghidupkan kembali jalur kereta di bandara.
"Silakan RJ Lino telepon siapa saja, saya mah cuek urusan begitu. Emang gua pikirin. Suruh kalau bisa (RJ Lino) telpon saya langsung," ujarnya, Kamis (10/9) pekan lalu.
Menko Rizal pun mengaku tidak berkoordinasi langsung dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno untuk membongkar jalur kereta di Pelabuhan Tanjung Priok. Alasannya, permasalahan dwelling time sudah menjadi tanggung jawab Kemenko Maritim bukan lagi Menteri BUMN.
"Masing-masing kan ada tugasnya. Tugas saya bikin rancangan ini dwelling time selesai," tegasnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya