Menko Puan suruh orang miskin diet, cermin gagalnya pemerintah
Merdeka.com - Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menilai pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani soal warga miskin untuk diet merupakan cerminan gagalnya pemerintah distribusikan beras miskin.
"Menurut saya bercandaan ini bermula dari aduan Gubernur Bali soal keluhan kurangnya pasokan beras miskin," kata Firman kepada wartawan di komplek parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (29/1).
Menurut dia, selama ini DPR sudah sering mengingatkan untuk memutus jaringan kartel di sektor pangan. Apalagi, kata dia, sektor-sektor strategis selalu dikendalikan mafia terutama sektor pangan.
"Kita sudah sering katakan, mau sampai dunia kiamat jaringan kartel ini masih memegang kendali ya sama saja," kata dia.
Firman menambahkan seharusnya pemerintah tak saling menyalahkan antar lembaga terkait seperti Kementerian Pertanian maupun Kementerian Perdagangan. Harusnya, pemerintah mencari jalan keluar untuk mengatasi masalah jaringan kartel tersebut.
"Pemerintah seharusnya merapatkan lalu bagaimana cara putus mata rantai kartel ini," pungkas dia.
Seperti diketahui, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika memastikan akan menambah anggaran daerah untuk pengadaan beras miskin. Hal ini perlu dilakukan karena adanya peningkatan angka kemiskinan di Bali.
Pastika juga langsung meminta kepada Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani agar alokasi beras rumah tangga miskin (Raskin) di Bali dinaikkan.
"Tadi saya sudah berkonsultasi dengan DPRD Bali dengan Bappeda Bali untuk menambah kuota raskin di Bali karena dari data yang dikeluarkan oleh BPS Bali jumlah orang miskin naik dari sebelum yakni 4,7 persen menjadi 5,2 persen," ujar Pastika saat acara penyaluran program raskin/rastra tahun 2016 tingkat nasional di Bali, beberapa waktu lalu.
Puan Maharani yang hadir dalam acara penyaluran raskin langsung menjawab permintaan Gubernur. Sambil berseloroh, Puan meminta rakyat miskin untuk diet dan tidak makan terlalu banyak.
"Jangan banyak-banyak makan lah, diet sedikit tidak apa-apa," gurau Puan.
Menurut Puan, pemerintahan Jokowi-JK saat ini tengah berupaya untuk mengurangi impor beras dari berbagai negara. Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat bisa mengonsumsi pangan alternatif yang tidak hanya berasal dari beras.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya