Menko Luhut: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua RI Tertinggal Dibandingkan Malaysia
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengakui cakupan vaksinasi dosis kedua di Indonesia masih tertinggal dari sejumlah negara di kawasan Eropa. Bahkan, Indonesia ketinggalan jika dibandingkan dengan Malaysia.
"Dibandingkan dengan Negara di Eropa, Singapura dan Malaysia. Cakupan vaksinasi dosis kedua Indonesia masih relatif tertinggal," ujarnya dalam acara Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Jakarta, Senin (25/10).
Meski tertinggal, Menko Luhut memastikan relaksasi kegiatan yang mulai banyak dilakukan di Indonesia telah diimbangi dengan penerapan protokol Kesehatan yang ketat. Di antaranya dengan penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak).
"Dan penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) yang tinggi," imbuhnya.
Alhasil, ungkap Menko Luhut, kasus harian penularan Covid-19 bisa tetap rendah dalam beberapa waktu terakhir.
"Meskipun capaian dosis 2 di Jawa Bali masih belum pada level yang aman, terutama untuk lansia," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya