Menko Luhut Sebut 30 Perusahaan Asing Tertarik Bangun Ibu Kota Baru di Kalimantan
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengklaim bahwa banyak investor asing tertarik membangun Ibu Kota baru di Kalimantan. Hingga saat ini, Luhut sudah menerima 30 perusahaan yang mau menggarap proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dan seluruhnya berasal dari luar negeri.
"Saya baru dikirimi listnya, 30 perusahaan sudah mau masuk. Banyak investor yang ingin berpartisipasi bangun Ibu Kota Negara (IKN)," ujar Luhut di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (26/2).
Luhut tidak menjelaskan detailnya, namun negara besar seperti Amerika, Jepang hingga Arab turut antre untuk bisa menanamkan modalnya di Indonesia.
"Banyak, Amerika masuk, Jepang masuk, Arab masuk, Singapura masuk," imbuhnya.
Meski enggan menyebutkan nilai investasinya, Luhut menyatakan bahwa perusahaan yang masuk berkonsentrasi di bidang listrik, pompa air dan sebagainya.
Sementara, investor lokal juga tidak ketinggalan mau bantu membangun IKN. Sebut saja perusahaan-perusahaan karya (konstruksi).
"Yang lokal ya karya-karya itu, konstruksi, lalu ada juga di pembangunan yang lain," kata Luhut mengakhiri.
Luhut Tak Mau Disetir Dana Asing
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menegaskan bahwa dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) memang membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Oleh karen itu, pemerintah terus mendorong investor untuk menanamkan modal di Indonesia. Namun, Luhut menegaskan bahwa bukan berarti pendanaan dari negara lain membuat Indonesia tunduk dan dikendalikan semau mereka.
"Ini saya tadi juga bahas tentang struktur pendanaan. Kita mau pendanaan, tapi jangan mau dikendalikan. Kita yang harus kendalikan," papar Luhut dalam Dialog Nasional Merajut Konektivitas di Ibu Kota Negara, Rabu (26/2).
Luhut menyatakan proses pembentukan masterplan pembangunan ibu kota terus berjalan. Investor asing sudah sudah banyak yang ingin masuk.
"Amerika, Jepang, India, Arab, Singapura banyak sekali. Indonesia masih jadi bullish bagi investor, sehingga mereka betul-betul berminat berinvestasi di kita," imbuh Luhut.
Bahkan, menurut Luhut konsep IKN disukai oleh putri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Ivanka Trump.
"Sepuluh hari yang lalu saya ke White House, saya ketemu Ivanka, mereka sangat tertarik dengan konsep Jokowi soal IKN," ujar Luhut.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya