Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Luhut: Saya Tercengang, Tol Becakayu Mangkrak dari Tahun 1996

Menko Luhut: Saya Tercengang, Tol Becakayu Mangkrak dari Tahun 1996 Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tinjau pembangunan Bandara Dhoho, Kediri. ©ANTARA/HO Kemenko Kemaritiman dan Investasi

Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mendesak agar pengerjaan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) bisa dipercepat. Sebab, ini merupakan proyek lawas yang sudah diinisiasi oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga sejak 1996.

"Saya tercengang juga melihat Tol Becakayu mangkrak dari 96. Saya pikir harus selesaikan lah, masa dari 96 belum selesai," ujarnya saat melakukan kunjungan kerja ke proyek Tol Becakayu di seksi 2A ujung, Kota Bekasi, Jumat (24/12).

Padahal, dia menilai kehadiran tol ini punya dampak luas untuk mengurai kemacetan antara Bekasi dan Cawang. Oleh karenanya, dia telah mengajak PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku pemilik jalan tol untuk mencari alternatif dana guna menyelesaikannya.

Menimpali hal tersebut, Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono bercerita, pengerjaan Tol Becakayu memang sempat terhenti pada 1998 gara-gara krisis moneter.

Diakuisisi Waskita Karya pada 2015

karya pada 2015Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Waskita Karya kemudian masuk mengakuisisi ruas tersebut pada 2015. Namun, penyelesaiannya sempat terganggu pasca perseroan secara keuangan sempat tertatih-tatih akibat pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah, hari ini pak Menteri (Luhut) berkunjung dan kita sudah mendekati penyelesaian. Insya Allah Maret 2022 bisa operasi dari connecting Tanjung Priok di Jatinegara sampai Bekasi Barat," terangnya.

Destiawan pun berterimakasih atas bantuan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diberikan pemerintah untuk menyelesaikan sejumlah ruas tol, salah satunya Tol Becakayu ini.

"Tentunya kami bisa selesaikan Tol Becakayu berkat dukungan pak Menko Maritim dan Investasi dengan adanya PMN tahun 2021 sebesar Rp 7,9 triliun. Dari situ untuk 7 ruas tol yang ada, Becakayu dapat alokasi Rp 1,1 triliun," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP