Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Luhut: Presidensi KTT G20 di Bali Harus jadi Momentum Pemulihan Ekonomi

Menko Luhut: Presidensi KTT G20 di Bali Harus jadi Momentum Pemulihan Ekonomi Luhut Binsar Pandjaitan. ©2016 Facebook.com/Luhut Binsar Pandjaitan

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, perhelatan KTT G20 di Bali pada 2022 harus dimanfaatkan sebagai momentum pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19.

Menurutnya, KTT G20 bukan saja menjadi ajang pertunjukan bagi kemajuan sosial maupun ajang pengenalan budaya Nusantara kepada dunia, namun juga kesempatan untuk mengerek ekonomi domestik.

"Kita harus memanfaatkan momentum untuk membuka potensi Indonesia dan mempromosikan kemajuan pembangunan kita ke dunia," tegasnya dalam konferensi pers Sambut Presidensi KTT G20 di Bali, ditulis Sabtu (27/11).

Menko Luhut menerangkan, terdapat beberapa sektor bisnis yang akan menjadi fokus pemerintah Indonesia untuk memperoleh keuntungan ekonomi dari presidensi KTT G20. Antara lain sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, Indonesia juga akan menunjukkan inisiatifnya menuju pembangunan berkelanjutan. Ini sebagaimana telah disepakati bersama dalam Perjanjian Paris, seperti transisi energi dan penggunaan kendaraan listrik.

"Tetapi, inisiatif tersebut tidaklah cukup. Kita juga harus mampu menangkap minat global yang meningkat untuk berinvestasi di Indonesia dengan menciptakan peluang investasi yang selaras dengan tujuan pembangunan nasional," beber Menko Luhut.

KTT G20 Dilaksanakan di 19 Kota

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mencatat, KTT G20 di Bali akan diadakan di 19 kota dengan 150 pertemuan dan diperkirakan dihadiri oleh 20.988 delegasi. Walaupun hanya diikuti oleh 20 negara, tapi negara-negara ini telah menyumbang 80 persen dari total Gross Domestic Bruto di dunia.

G20 dinilai akan menguatkan sektor perekonomian nasional. Seperti melalui bidang perdagangan, investasi, ketenagakerjaan, agrikultur, kesehatan, pendidikan, human capital dan Sustainable Development Goals.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP