Menko Luhut Minta Grab Buka Kantor Pusat di Jakarta
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan meminta agar perusahaan penyedia transportasi online Grab untuk membuka kantor pusat di Indonesia. Sebab, saat ini kantor Grab sendiri masih berpusat di Singapura.
"Yang sekarang jelas Grab pengen betul-betul. Kita bilang pindahin untuk punya headquarter (kantor pusat) dari Singapura ke Jakarta. Jadi dual listing lah jangan hanya di Singapura," katanya di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Jalan MH Thamrin Jakarta, Selasa (2/7).
Luhut mengatakan, permintaan ini nantinya akan disampaikan ketika salah satu investor asal Jepang, SofBank akan datang ke Indonesia. Menurut Luhut, saat ini Indonesia punya daya tawar kepada investor tersebut untuk membuka kantor pusat Grab di Indonesia.
"Kita punya bargaining power," ucap dia.
Sebelumnya, Menko Luhut mengatakan, akan ada investasi besar yang masuk ke Indonesia pada Agustus mendatang, salah satunya yakni investor asal Jepang, Softbank. "SoftBank itu nanti tanggal 12 atau 14 Agustus akan ketemu Presiden Joko Widodo. Nanti Masayoshi (CEO SoftBank) yang datang sendiri ke Indonesia," ujarnya.
Mantan Menko Polhukam ini mengatakan, Softbank sendiri memiliki pendanaan yang besar untuk mendanai startup-startup Indonesia. "Memang ada USD 100 miliar fundnya SofBank," imbuhnya.
Untuk diketahui, Grab merupakan salah satu perusahaan asing yang bermarkas di Singapura dan paling sering digunakan di Asia Tenggara. Saat ini Grab menyediakan layanan di Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya