Menko Luhut: Industri 4.0 Tekan Perilaku Korupsi
Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menghadiri ulang tahun ke-10 PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dalam kesempatan itu, Menko Luhut menjelaskan pentingnya Indonesia untuk terus mengikuti perkembangan teknologi termasuk di bidang industri.
Saat ini, Indonesia sedang gencar mengkampanyekan mengenai industri 4.0. Secara global, revolusi industri 4.0 ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi dan semakin konvergensinya batas antara manusia, mesin, dan sumber daya lainnya melalui teknologi informasi dan komunikasi.
"Industri 4.0 ini menurut saya harus betul-betul kita cermati dengan arif dan pendidikan untuk ini harus betul-betul disebarkan secara luas," ujar Menko Luhut di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (28/3).
Menko Luhut melanjutkan, penerapan industri 4.0 dapat menekan perilaku korupsi. Sebab, industri 4.0 lebih banyak mengandalkan digital dari pada manual. Artinya, sistem ini meminimalisir pertemuan antar orang dengan orang dalam pengurusan izin atau yang lainnya.
"Jadi karenanya ini penting industri 4.0 diperbankan, tadi sudah saya katakan seperti OSS (online single submission) akan membuat korupsi berkurang karena orang sudah tidak ketemu orang lagi tapi ketemu mesin. Ini capaian luar biasa dari Presiden Jokowi," jelasnya.
Mantan Menteri Polhukam itu melanjutkan, penjajahan ke depan bukan lagi penjajahan teritorial. Tetapi lebih kepada penjajahan teknologi dan ekonomi, untuk itu dia mengajak semua pihak agar mampu bersaing menciptakan teknologi baru.
"Kita tidak akan mungkin dijajah secara teritorial. Yang ada bisa penjajahan teknologi atau ekonomi itu perkiraan strategis. Oleh karena itu postur kita harus mengarah ke sana tanpa kita masuk teknologi tadi kita ketinggalan," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya