Menko Luhut: Geopark jadi solusi pemanfaatan kekayaan alam dan budaya RI
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan membuka konferensi Nasional Geopark Indonesia I yang diadakan di Gedung Bappenas, Jakarta. Acara ini juga dihadiri oleh beberapa menteri seperti Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf.
Dalam sambutannya, Luhut mengungkapkan rasa bangganya dengan masuknya Indonesia ke dalam daftar UNESCO Global Geopark. Menurutnya, dengan tercatatnya Indonesia di dalam UNESCO Global Geopark ada banyak keuntungan yang dapat diperoleh Indonesia dengan pengakuan tersebut.
"Geopark bisa menjadi solusi alternatif pemanfaatan kekayaan alam dan budaya untuk kebangkitan ekonomi dan pemberdayaan sosial yang tetap mengedepankan faktor pelestarian dan perlindungan lingkungan," ujarnya saat membuka Konferensi Nasional I Geopark Indonesia, di Gedung Bapennas, Jakarta, Kamis (12/7).
Luhut mengatakan, pasca pengakuan dua situs taman bumi Indonesia sebagai UNESCO Global Geopark yang berada di Nusa Tenggara Timur dan di Jawa Barat, daya tarik kawasan sekaligus peluang investasi di beberapa sektor kedua kawasan tersebut berpotensi meningkat pesat.
"Dari pengembangan geopark, sektor jasa wisata, industri UMKM, industri kreatif, perhotelan, pertanian, kuliner dan beberapa sekitar terkait lainnya bisa tumbuh," imbuhnya.
Untuk diketahui, pada April 2018 ada dua taman Bumi Indonesia yang kembali mendapat predikat yang sama dari UNESCO Global Geoprak, yaitu Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Ciletuh di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Setelah sebelumnya ada dua taman bumi Indonesia, yakni Batur dan Gunung Sewu yang lebih dulu mendapatkan pengakuan dari UNESCO. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya