Menko Luhut evaluasi kebijakan bebas visa pada ratusan negara
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan evaluasi pemberian bebas visa ke 176 negara. Luhut ingin melihat dampak kebijakan kebijakan ini, apakah menguntungkan untuk Indonesia atau tidak.
"Ibu Retno (Menteri Luar Negeri) dan kita sedang melakukan evaluasi setelah setahun kita evaluasi negara mana saja dampaknya memberikan nilai tambah ke kita. Kalau tidak ada ya tidak usah kita berikan lagi," ujar Luhut di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/10) malam.
Mantan Kepala Staff Presiden ini masih menunggu data valid dari pihak imigrasi. Nantinya, tidak hanya pertimbangan jumlah wisman yang datang ke Tanah Air, melainkan juga pertimbangan kemampuan ekonomi mereka.
"Ini mereka masih kumpulin datanya dulu, nanti kan dievaluasi, mana-mana yang bagus dikasih bebas visa mana yang enggak. Selama belum ada keputusan pasti dan presiden belum dikasih presentasi ya belum lah. Masih kita exercise," pungkasnya.
Informasi saja, pada akhir Desember 2015 pemerintah memberikan tambahan bebas visa kepada 84 negara baru. Sehingga total negara penerima bebas visa ke Indonesia menjadi 176 negara.
Pemberian bebas visa kunjungan (BVK) ini dilakukan pemerintah guna menarik lebih banyak lagi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air. Sayangya, kebijakan tersebut hingga saat ini belum terlihat jelas dampaknya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya