Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Darmin sebut ekspor beras organik RI masih sedikit

Menko Darmin sebut ekspor beras organik RI masih sedikit Darmin Nasution. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pemerintah telah mengekspor 134 ton beras organik ke Italia beberapa hari lalu. Beras organik tersebut diproduksi di Kabupaten Tasikmalaya‎, Jawa Barat.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai, ekspor beras tersebut sangat bagus. Namun, dia menyayangkan jumlah beras organik yang diekspor masih sedikit.

"Ya kalau ada ya bagus-bagus saja. Itu kan beras organik itu cuma sedikit," ujar dia di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/11).

Terkait rencana impor, kata dia, beras asal Vietnam sebanyak 1 juta ton ini merupakan beras kualitas premium. Beras tersebut bakal diberikan untuk masyarakat kategori ekonomi menengah ke bawah.

"Yang diimpor adalah kebutuhan orang miskin, yang beras medium. Selalu kalau ada impor ya yang medium, tidak pernah yang premium. Premium itu ya komersil saja," kata dia.

Kendati demikian, Darmin mengaku belum mengetahui waktu yang tepat untuk impor beras. Lantaran, pemerintah masih akan melakukan pemeriksaan stok beras di gudang milik Perum Bulog.

"Kapan? ya saya tidak tahu waktu persisnya. Kita kan mengeceknya ya semua aspeknya, termasuk di Bulog ada berapa beras, segala macam. Jadi itu kan semua itu hanya untuk melindungi kepentingan orang banyak," tutup Darmin.

Sebagai informasi, eksportir beras organik tersebut yaitu PT Bloom Agro.‎ Selain Italia, Amerika Serikat dan Singapura juga akan mengimpor beras organik dari Indonesia.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP