Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Darmin: Penggunaan biodiesel kurangi impor BBM USD 2 miliar

Menko Darmin: Penggunaan biodiesel kurangi impor BBM USD 2 miliar Biofuel. ©Reuters

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengimbau agar para pemangku kepentingan (stakeholder) bisa meneruskan mandatory pencampuran minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dalam biodiesel sebesar 20 persen (B20), guna mendukung industri kelapa sawit dan ketahanan energi nasional.

Menurutnya, pemanfaatan biodiesel akan lebih menyerap produksi CPO lokal sehingga menjaga stabilitas industri sawit, nilai tanah dan memperluas lapangan kerja.

"Penerapan biodiesel akan tingkatkan diversifikasi energi dan mengurangi impor BBM sebanyak 6,9 juta KL (kiloliter) dengan nilai USD 2 miliar sekaligus mengurangi nilai ekuivalen sebanyak 19 juta ton karbon/tahun," kata Menko Darmin di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (27/1).

Dia menjelaskan, dengan adanya komitmen melanjutkan program ini, Indonesia bisa menurunkan emisi sebesar 29 persen di 2030 lewat peningkatan sumber energi terbarukan. Dengan begitu, pemanfaatan biodiesel akan meningkat dari 56 juta metrik ton (MT) menjadi 80 juta MT.

"Saya harapkan kementerian ESDM bisa menegakkan kebijakan mandatory besama Pertamina dan BPDP lanjutkan mandatory yang merupakan program pemerintah, sekaligus promisi energi terbarukan," imbuhnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP