Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Darmin akui tak tahu detail proyek kereta Jakarta-Surabaya

Menko Darmin akui tak tahu detail proyek kereta Jakarta-Surabaya Darmin Nasution. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku belum mengetahui adanya rencana pemerintah terkait pembangunan kereta sedang Jakarta-Surabaya. Proyek kereta tersebut telah diminati Jepang saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Negeri Sakura tersebut.

"Belum, belum saya belum tahu persis soal itu, nantilah kalau sudah jelas saya bisa jawab soal itu," kata Darmin di Jakarta, Jumat (27/5).

Pihaknya mengaku belum pernah diajak diskusi soal rencana tersebut khususnya oleh Presiden Joko Widodo.

"Nanti saja," singkat dia.

Sebelumnya, Sekertaris Kabinet, Pramono Anung mengatakan, kunjungan Presiden Jokowi kali ini juga akan menghadiri pertemuan tambahan KTT G7.

Di pertemuan ini, pihak Jepang disebut akan menawarkan kereta yang lebih cepat dari biasanya kepada Indonesia. Selain itu, pemerintah Indonesia juga menginginkan jarak antara Jakarta dan Surabaya lebih cepat, dikarenakan semua transportasi masih dilakukan di daratan.

"Pemerintah Indonesia yang jelas juga ingin Surabaya-Jakarta ini bisa lebih cepat. Karena memang pertama penyeberangan semua itu masih di permukaan (darat), sehingga arus jalannya kalau ada mobil lewat dan sebagainya masih harus di setop dulu," tutur Pramono kepada awak media di Bandara Halim Perdana Kusuma, kamis (26/5).

Selain arus lalu lintas darat yang semakin padat. Kualitas rel kereta sudah cukup baik, namun sambungan rel kreta tersebut masih menggunakan dengan cara yang lama.

"Kualitas relnya sudah cukup bagus. Tapi sambungannya masih dengan cara lama, padahal teknologi sekarang telah berubah. Itulah kemudian akan diperbaiki," lanjutnya.

Pramono menyebutkan bahwa kereta yang akan di bahas dengan pihak Jepang bukanlah kereta cepat, namun kereta sedang yang akan menghubungkan jarak antara Jakarta dengan Surabaya.

"Saya sebutkan ini bukan kereta cepat tapi kereta sedang krena memang itu yang akan dilakukan. Keretanya pasti akan diperbarui," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP