Menko Airlangga Tugaskan BEI Tarik Kembali Modal Asing ke Dalam Negeri
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menginstruksikan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk kembali bisa menarik dana asing masuk ke Tanah Air. Sebab, selama pandemi covid-19, akumulasi data modal asing keluar Indonesia cukup tinggi melalui obligasi dan ekuitas.
"Tugas AEI bersama BEI sesudah pertemuan ini. Untuk memastikan capital outflow berputar menjadi inflow, ya!," ujar dia dalam Webinar bersama AEI via Zoom, Kamis (11/6).
Menurutnya, tingginya capital outflow yang keluar dari pasar modal Tanah Air merupakan kerugian bagi Indonesia. Apalagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diketahui tengah menunjukkan tren positif setelah anjlok pada beberapa waktu lalu.
Bahkan, Ketua Umum Partai Golkar tersebut menyebut IHSG kini sudah berhasil melewati level 5.000 sepanjang hari kemarin. Meski begitu, dia tidak menampik jika pergerakan IHSG masih bersifat fluktuatif akibat ketidakpastian kondisi ekonomi global.
Tren Positif Valas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAirlangga menambahkan, tren positif juga sedang terjadi di pasar valuta asing Indonesia. Hal ini berkaca pada penguatan nilai tukar Rupiah pada beberapa waktu terakhir yang menjadi salah satu mata uang terkuat di dunia.
"Artinya pasar merespons kebijakan pemerintah dengan baik. Sehingga terus menunjukkan hal yang baik," jelasnya.
Oleh karena itu, dia mendorong seluruh direktur utama emiten untuk proaktif kembali menjalankan kegiatan bisnis dalam waktu dekat. Sehingga kurva skenario pemulihan ekonomi nasional akan berwujud v-shape atau tumbuh positif seperti negara lainnya.
"Pastinya ekonomi dapat terakselerasi lebih cepat. Karena, pemulihan di pasar modal dan rupiah menunjukkan tanda positif agar lebih cepat pertumbuhannya," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya