Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Airlangga: Gelaran C20 Akomodir Kepentingan Negara di Luar G20

Menko Airlangga: Gelaran C20 Akomodir Kepentingan Negara di Luar G20 Menko Airlangga. ©2020 Foto: Lutfi/Humas Ekon

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut bahwa gelaran Civil 20 (C20) bagian dari G20 memiliki peran sangat krusial. Gelaran ini mengakomodir berbagai kepentingan yang kurang dilirik.

Dalam Kick-off Meeting C20, Menko Airlangga menyebut ini jadi kesempatan penting untuk mengakselerasi kepentingan berbagai negara di dunia. Bahkan dia menyebut gelaran ini mengakomodir kepentingan negara di luar anggota G20.

"Ini kita akan mendengarkan yang tak terwakilkan, maka dari itu kita harus mengadvokasi suara mereka, dalam pendekatan, kita sebut kolaborasi ini untuk pemulihan ekonomi global yang saat ini tak seimbang," katanya dalam pembukaan C20, Senin (7/3).

Misalnya, seperti akses vaksin yang belum merata di seluruh negara di dunia, serta perkembangan ekonomi dunia yang dikhawatirkan menimbulkan ketidakseimbangan dan adanya kesenjangan secara global. "Ini alasan utama Indonesia memilih tema Presidensi G20 Recover Together, Recover Stronger," katanya.

Menko Airlangga juga menyebut C20 memiliki peran vital dalam menghadapi banyaknya tantangan global. Terutama isu perubahan iklim dan ketidakstabilan geopolitis yang terjadi saat ini. Dia berharap, dengan gelaran C20, berbagai hal itu bisa diantisipasi ke depannya.

"Berhasilnya presidensi G20 kita ini adalah hasil kontribusi dari para delegasi, saya menyambut baik C20 ini yang akan membahas pemberian akses terhadap vaksin, keadilan lingkungan, SDG dan Humanitarian yang memberikan akses merata terhadap pendidikan, keadilan gender, anti korupsi dan keuangan dan pajak yang berkelanjutan," terangnya.

Hal-hal yang akan dibahas itu menurut Airlangga sebagai isu penting yang perlu jadi perhatian dunia global. Tak hanya anggota G20, tapi negara lainnya yang sedang berkembang.

"Isu-isu ini harus diseimbangkan, isu ini tak hanya penting bagi Indonesia tapi juga global, karena mereka mewakili masyarakat yang berlapis-lapis dan tentunya in berkaitan dengan agenda G20 yaitu mempromosikan digital base transformasi, dan transisi energy," katanya.

Optimistis

Menko Airlangga optimistis seiring dengan perkembangan penanganan covid dan pertumbuhan ekonomi, Indonesia dan negara lainnya mampu bangkit dari dampak negatif pandemi. Bahkan, indonesia tak hanya bergantung pada pariwisata.

"Kita harap cahaya di akhir pandemi akan semakin terang, saya yakin demikian, banyak modal yang yang untuk ditawarkan ke dunia. Selain pariwisata, reformasi struktural telah membuat indonesia menandai pertumbuhannya dari atas rata-rata pertumbuhan global," terangnya.

Dengan tantangan ke depan, pihaknya masih terus mendorong masyarakat untuk menyesuaikan kegiatannya, ini berkaitan dengan transisi energi ke energi bersih.

"Saya membuka ruang untuk saran-saran dari C20, bagaimana kita lampaui batas dan tawarkan pendekatan baru untuk situasi yang dihubungi dunia, saya nantikan masukan ide-ide kontribusi untuk pemulihan global," tuturnya.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP