Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkeu sebut perusahaan Indonesia hanya jago kandang

Menkeu sebut perusahaan Indonesia hanya jago kandang bambang brodjonegoro. ©tpidsulut.org

Merdeka.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan kondisi perekonomian Indonesia jauh tertinggal dengan negara tetangga lainnya. Bahkan, Indonesia sering disebut hanya jago kandang.

"Tidak akan puas dengan kondisi ini, jangan puas dengan perusahaan efek terbesar, perbankan terbesar, tetapi kita jago kandang ketika dibawa ke Asia semua babak belur kita ketinggalan," ujar dia saat acara 'Sosialisasi Amnesti Pajak dan Perkembangan Kebijakan ekonomi Indonesia' di Grand Ballroom Pasific Place, Jakarta, Selasa (26/7).

Untuk itu, pemerintah mendorong pelaksanaan pengampunan pajak atau tax amnesty. Sebab, kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty bukan semata-mata hanya sekedar mengumpulkan dana tampungan pajak alias dana repatriasi. Kebijakan ini mampu menjadi obat bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita ingin tax amnesty bukan hanya pajak semata tetapi kebijakan untuk mendorong perekonomian, jadi pajak kita dapatkan dan pertumbuhan ekonomi juga berjalan," katanya.

Menurutnya, dengan adanya kebijakan tax amnesty tersebut investasi Indonesia akan mampu bergerak lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, sektor konstruksi yang selama ini mendorong pertumbuhan ekonomi akan kalah dengan masuknya dana pengampunan pajak atau dana repatriasi.

"Daripada mengandalkan sektor konstruksi akan lebih cepat tax amnesti. Kita bisa lompat lebih maju dan mendekati dengan Singapura dan Malaysia," jelasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP