Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkeu sebut kenaikan BBM untuk 'memukul' orang kaya

Menkeu sebut kenaikan BBM untuk 'memukul' orang kaya Sertijab Menteri Keuangan. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Keuangan Chatib Basri menegaskan, yang merasakan dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bukan masyarakat yang tidak mampu. Sebab, masyarakat yang tidak mampu, tidak akan punya banyak uang untuk membeli BBM. Kalaupun ada uang, mereka tentu memprioritaskan untuk membeli bahan pangan.

"Kalau dia punya uang, pasti konsumsi terbesarnya makanan. Makanan sebetulnya tidak ada hubungannya sama BBM," ujar Chatib di kantornya, Jumat (24/5).

Namun, Chatib menyadari bahwa yang jadi permasalahan adalah sektor distribusi yang menggunakan moda transportasi. Tarif angkutan dipastikan naik, secara otomatis ongkos distribusi menjadi mahal. Ancaman tersebut yang harus dimitigasi sejak awal.

Menkeu yang baru beberapa hari menjabat itu menambahkan, untuk sektor transportasi akan ada kompensasi. Namun besarnya belum diketahui. "Dalam APBN-P (kompensasi) itu ada, di infrastruktur ada, kemudian juga ada koordinasi dengan pemerintah daerah mengenai tarif yang naik berapa persen. Itu pada hari H-nya ada karena kalau nggak, dinaikkan sendiri," katanya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP