Menkeu: Meski Masih WFH, Ayo Kita Terus Bekerja Keras Pulihkan Kembali Ekonomi
Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengaku, punya cara unik untuk membangkitkan semangat anak buahnya. Salah satu caranya adalah dengan mengajak seluruh jajaran eselon I jalan kaki mengelilingi kompleks Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Dua minggu lalu saya mengajak para eselon 1 berjalan kaki seputar komplek Kantor Pusat Kementrian Keuangan. Halaman nampak lengang.Air mancur berhenti diam. Saya minta dihidupkan sejenak untuk menyulut semangat kami kembali," ujarnya seperti dikutip dari akun instagramnya, @smindrawati Sabtu (22/5).
Seperti diketahui, saat ini para pegawai Kemenkeu bekerja dari rumah (Work from Home - WFH) jumlahya mencapai 52 persen. Ini dilakukan untuk tetap menjaga protokol kesehatan.
Namun, dia menekankan meski WFH para jajaranya tidak boleh jeda, apalagi berhenti bekerja. Sebab, tugas mengelola dan menjaga keuangan negara untuk memulihkan masyarakat dan ekonomi masih terus berlangsung.
"Pekerjaan belum selesai, perjuangan masih panjang. Ayo kita terus bekerja keras menjaga masyarakat dan memulihkan kembali ekonomi Indonesia dari dampak Covid-19," jelasnya.
Baginya tidak ada perjuangan yang sia-sia. Oleh karenanya, dia mengajak seluruh anak buahnya agar terus memompa semangat bekerja, terlebih di tengah pemulihan ekonomi yang berlangsung di dalam masa pandemi Covid-19.
"Pompa dan jaga terus semangatmu! Ingat semangat kebangkitan nasional. InsyAllah, dengan ridho dan kehendak Allah SWT, kita berhasil mengatasi tantangan ini," pungkasnya.
Meski Membaik, Sri Mulyani Ingatkan Masih Ada Ancaman Mengintai Ekonomi RI
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan, kondisi ekonomi Indonesia mengalami perbaikan meski pandemi masih berlangsung. Hal ini tercermin dari beberapa faktor mulai dari penanganan Covid-19 hingga aktivitas ekonomi yang berangsur pulih.
Meski begitu, dirinya mengingatkan agar masyarakat Indonesia selalu waspada karena lonjakan kasus Covid-19 bisa terjadi kapan saja.
"Lonjakan kasus Covid-19 di India yang sangat dramatis ini menjalar ke berbagai negara dan menimbulkan ketidakpastian lagi," ujar Sri Mulyani dalam rapat paripurna DPR, Kamis (20/5).
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menekankan pentingnya solidaritas seluruh negara untuk menangani penyebaran Covid-19 agar pandemi ini segera selesai, misalnya dalam penyediaan vaksin.
Akses vaksin harus tersedia di seluruh negara secara merata. Dirinya menyebutkan, negara dengan akses dan kemampuan vaksinasi yang tinggi memiliki potensi untuk pulih lebih cepat.
Oleh karenanya, jika masalah vaksin belum selesai, maka pandemi masih akan tetap berlangsung. "Memadainya vaksin bagi seluruh negara juga semakin mendukung terjadinya pemulihan di mana saat ini, beberapa indikator ekonomi telah menggambarkan perbaikan," katanya.
Misalnya, pasar keuangan global cenderung stabil tercermin dari turunnya indeks volatilitas di pasar saham dan pasar obligasi global. Aliran modal ke negara berkembang seperti Indonesia juga menunjukkan tren yang positif.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya