Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkeu ingatkan Jokowi tak terburu-buru kucurkan dana desa

Menkeu ingatkan Jokowi tak terburu-buru kucurkan dana desa Chatib Basri dan Indro Warkop. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan Chatib Basri mengingatkan presiden terpilih Joko Widodo untuk tak terburu-buru mengucurkan anggaran Rp 1 miliar per desa. Mantan wali kota Solo itu diminta untuk meningkatkan kemampuan kepala desa untuk mengelola dana sebesar itu.

"Nanti kalau semua kepala desa menerima dana sangat besar dan mereka tidak siap dengan program, malah jadi kasus. Sekitar 73 ribu kepala desa nanti ditangkapin semua bagaimana?" kata menkeu di kantornya, Jakarta, Rabu (24/9).

Atas dasar itulah, Kementerian Keuangan hanya mengusulkan dana desa sebesar Rp 9,06 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (R-APBN) 2015. Dana sebesar itu mengalir ke Kementerian Dalam Negeri Rp 7,6 triliun dan Kementerian Pekerjaan Umum Rp 1,45 triliun.

"Nanti pemerintah baru akan masuk ke APBN Perubahan, dan mereka akan taruh (usulan kementerian lain penerima dana desa)," ujarnya.

Menurut Chatib, dana desa juga nantinya bisa disalurkan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR-RI Budiman Sudjatmiko mempersoalkan minimnya dana desa dalam R-APBN 2015. Selain hanya memindahkan pos anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), jumlahnya pun cenderung turun.

"Hemat saya, semestinya pemerintah mampu memaksimalkan anggaran dana desa sampai 5 persen dari dana transfer daerah, atau sekitar Rp 32 triliun," kata Budiman. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP