Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkeu Bambang: kenaikan suku bunga AS 25 bps sudah diperkirakan

Menkeu Bambang: kenaikan suku bunga AS 25 bps sudah diperkirakan Bambang Brodjonegoro. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin dari 0,25 persen menjadi 0,50 persen. Kenaikan suku bunga tersebut tidak terlalu berdampak signifikan pada perekonomian global.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai, kenaikan The Fed Rate sudah sesuai dengan perkiraan sebelumnya. Untuk itu, pemerintah dan pelaku pasar sudah melakukan berbagai langkah antisipasi.

"Soal The Fed pokoknya itu sudah sesuai perkiraan hari ini mereka menaikkan 25 bps. Dampaknya sudah diantisipasi sebelumnya. Market sudah mengantisipasi," kata Bambang di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (17/12).

Kenaikan The Fed Rate mempengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Saat ini Rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp 14.000 per USD.

"Pasti (berpengaruh) di nilai tukar, tapi nilai tukar itu nilainya sudah terefleksi sebelumnya," kata Bambang.

Bambang enggan berkomentar terkait langkah Bank Indonesia mengubah kebijakan moneternya akibat kenaikan The Fed Rate. Bambang menyerahkan suku bunga acuan kepada Bank Indonesia.

"Tidak usah dibahas itu urusan BI. Kita jaga stabilitas makro, yang penting itu," pungkas dia. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP