Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menhub Imbau Pemudik Kedepankan Protokol Kesehatan Saat Masa Libur Nataru

Menhub Imbau Pemudik Kedepankan Protokol Kesehatan Saat Masa Libur Nataru Menhub Budi Karya Sumadi. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta masyarakat untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam masa libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Menyusul penularan virus Covid-19 kian mengganas dalam dua minggu terakhir.

"Saya minta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan baik, mengingat dalam dua minggu terakhir angka positif Covid-19 semakin meningkat," ujar dia dalam acara Pembukaan Posko Terpadu Nataru, Jumat (18/12).

Selain itu, Menhub Budi juga mengimbau masyarakat agar tetap berada di rumah dan tidak melakukan perjalanan bila memang tidak dirasa perlu. "Hal ini untuk mencegah terjadinya penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia," terangnya.

Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan segera kembali menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mengatur penggunaan angkutan umum di masa kedaruratan kesehatan akibat Covid-19. Sehingga dapat mengantisipasi mobilitas masyarakat pada saat libur Nataru yang tinggal menunggu hitungan hari ke depan.

"Saat ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah melakukan koordinasi intensif dengan Satuan Tugas Covid 19 yang akan menetapkan Surat Edaran dalam waktu dekat. Kemenhub akan merujuk pada ketetapan dari Satgas tersebut dalam menerapkan SE untuk sektor transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian untuk membatasi mobilitas," tegasnya.

Pastikan Layanan Transportasi Sehat, Aman dan Nyaman

transportasi sehat aman dan nyamanRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ingin memastikan pelayanan transportasi di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) berjalan dengan sehat, aman, dan nyaman di tengah masa pandemi. Hal itu diwujudkan dengan membuka Posko Tingkat Nasional Angkutan Nataru 2020.

"Apa yang kita lakukan hari ini (pembukaan posko) adalah menerjemahkan Perintah Presiden untuk di satu sisi memberlakukan protokol kesehatan dan di sisi lain harus tetap memberikan pelayanan transportasi dengan baik di tengah pandemi," jelas Menhub Budi.

Dengan dibentuknya Posko Tingkat Nasional Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Menhub berharap seluruh stakeholder yang terkait bisa berkoordinasi dengan baik untuk menjaga pelayanan transportasi berjalan tetap berjalan dengan lancar dan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan. "Sehingga aspek kesehatan menjadi suatu tumpuan yang tidak bisa dipisahkan dari aspek keselamatan bertransportasi," imbuh dia.

Melalui posko ini, lanjut Menhub, diharapkan bisa mengantisipasi dengan baik jika terjadi puncak mudik baik di sektor darat, laut, udara, penyeberangan, kereta api.

"Saya mengapresiasi rekan-rekan dari seluruh stakeholder yang terlibat. Pesan presiden, jangan ada ego sektoral. Apa yang diinginkan presiden selama ini sudah kita lakukan bersama, yaitu bagaimana antar stakeholder seperti Kepolisian, Basarnas, BMKG, Jasa Marga, Operator Transportasi dan lain sebagainya, semua bersatu padu melaksanakan kegiatan ini dengan baik," ungkap Menhub.

Sebagai informasi, Posko Terpadu Tingkat Nasional Angkutan Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 secara serentak ini juga melibatkan Kepolisian RI, Dinas Perhubungan, BMKG, Badan SAR Nasional, KNKT, Kementerian Kominfo, Perum Damri, PT. ASDP Indonesia Ferry, PT. Pelni, PT. Pelindo II, PT. Angkasa Pura I, PT. Angkasa Pura II, PT. KAI, PT. Jasa Marga, dan instansi terkait lainnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP