Menhub Budi Ungkap Penyebab Terjadinya Insiden Surabaya Membara
Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyesalkan terjadinya insiden Surabaya Membara. Menurutnya, kecelakaan itu bisa terjadi lantaran adanya kesalahpahaman saat kejadian nahas berlangsung.
"Sebenarnya kereta itu sudah bagus keamanannya. Hanya saja kalau kita lihat ada kesalahpahaman lah atau kekurangtelitian," ucap dia di Jakarta, Rabu (14/11).
Dia menekankan kolaborasi antar pihak menjadi hal yang penting diutamakan agar kejadian seperti itu tidak terjadi. "Saya kan tidak mau nyalahin orang lain. Kolaborasi lebih penting," tegasnya.
"Evaluasinya, kereta harus strict internal maupun external dalam memberikan izin dan segala macamnya, jaga itu," dia menambahkan.
Surabaya Membara sendiri merupakan pementasan drama kolosal di Surabaya yang dilangsungkan guna memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2018 lalu. Ribuan warga Kota Surabaya harus berdesak-desakan hingga rela naik ke viaduk atau jembatan kereta guna menyaksikan acara yang berlangsung di Tugu Pahlawan tersebut.
Ironisnya, pada saat yang sama, kereta melintasi viaduk sehingga belasan orang terjatuh. Akibat kejadian ini, 3 orang meninggal dan 11 mengalami luka.
Terhadap korban tewas tragedi viaduk Surabaya, Menhub Budi sempat menyampaikan, Kementerian Perhubungan akan memberikan santunan kepada keluarga korban. Namun dia berharap, hal seperti ini tak lagi terulang.
"Untuk korban yang wafat, kami dari Kementerian Perhubungan akan memberi santunan kepada keluarganya. Karena ini kan tragedi kemanusiaan, dan tentunya hal ini tidak diinginkan oleh siapa pun," ujar dia.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya