Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menhub Budi sebut pembangunan LRT paling terdampak moratorium proyek melayang

Menhub Budi sebut pembangunan LRT paling terdampak moratorium proyek melayang lrt. ©2015 frohsz.de

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengomentari moratorium (penghentian sementara) pembangunan proyek elevated (jalur layang) yang diberlakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR), Basuki Hadimoeljono.

Moraturium tersebut diberlakukan menyusul adanya insiden kecelakaan dalam proyek elevated Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) pagi kemarin.

Menhub Budi mengungkapkan, pembangunan kereta api ringan atau Light Rail (LRT) di dua kota tempat penyelenggaraan Asian Games 2018 pada Agustus mendatang yaitu DKI Jakarta dan Palembang adalah yang paling terdampak dengan adanya moratorium tersebut.

"Saya gak persis tahu (yang terdampak apa saja). Tapi yang besar itu LRT Palembang. Jakarta ada 2 LRT, kereta api Double-Double Track (DDT), itu yang besar ya, kalau yang lain relatif tidak besar," kata Menhub Budi saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (21/2).

Kendati demikian, Menhub Budi memastikan moratorium proyek elevated tidak akan berpengaruh pada penyelenggaraan Asian Games 2018 Agustus mendatang sebab dapat dipastikan pada waktu tersebut LRT sudah dapat digunakan.

"Evaluasi ini kan tidak akan terlalu lama. Apalagi namanya LRT Palembang itu konstruksinya sudah selesai semua, dia itu sedang mengerjakan pekerjaan rel kereta. Jadi bisa dipastikan LRT palembang tidak akan berpengaruh. Mestinya enggak (berpengaruh) karena ini simultan bisa dilakukan," ujarnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP