Menhub Budi: Pembangunan Jalur Ganda KA Layang Solo-Semarang Resmi Dimulai
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan simbolisasi groundbreaking pembangunan jalur ganda Kereta Api Elevated (layang) Solo-Semarang. Jalur ganda ini akan meningkatkan keamanan sekaligus kecepatan dari kereta yang melintas.
“Secara safety jadi safety, secara kecepatan jadi lebih cepat karena tak ada risiko crash,” katanya dalam Groundbreaking Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Solo-Balapan-Kalioso dan Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Joglo, Sabtu (8/1).
Saat ini Lintas Solo – Semarang khususnya antara Solo Balapan – Kadipiro terdapat perlintasan sebidang di Simpang Joglo yang kondisi arus lalu lintasnya sangat padat dan menjadi titik kemacetan terparah di kota Surakarta. Ini seiring dengan tingkat ekonomi yang berangsur meningkat di kota Surakarta.
“Kita sudah selesaikan jaur ganda dari Surabaya ke Jakarta, tapi sebagian lagi belum, tapi sekitar Solo sudah selesai semuanya,” jelas Menhub Budi.
Mengacu paparan dalam video yang ditampilkan, dengan adanya jalur kereta ganda ini, akan meningkatkan frekuensi perjalanan kereta dari semula 96 perjalanan menjadi 144 perjalanan. Sehingga penggunaan kereta oleh masyarakat bisa lebih dipenuhi.
Manfaat Pembangunan Jalur Ganda KA Elevated
Dengan adanya pembangunan Jalur Ganda KA Elevated Solo-Semarang Fase I melalui Solo Balapan – Kadipiro – Kalioso ini akan memberikan sejumlah manfaat. Pertama, akan mengurai kemacetan lalu litnas di simpang Joglo (Jogja-Solo). Kedua, meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan raya.
Ketiga, meningkatkan frekuensi perjalanan kereta api. keempat, mendukung pengembangan transportasi serta integrasi anatara moda angkitan di kota Surakarta. Kelima, sebagai bangunan ikonik (landmark) kota Surakarta.
Berbarengan dengan pembangunan jalur ganda ini, Kemenhub, Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kota Solo juga akan merekayasa perjalanan jalur transportasi darat. Sehingga nantinya disamping intensitas perjalanan kereta api yang terus meningkat, perjalanan jalur darat pun tidak terdampak negatif.
Jalanan di simpang Joglo, Kota Surakarta dsiebut-sebut jadi daerah dengan titik kemacetan tertinggi di Indonesia. Jalur ini diketahui sebagai jalur nasional non-tol penghubung Surabaya-Jakarta.
Sumber: Liputan6
Reporter: Arief Rahman
(mdk/ags)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya