Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menhub Budi ancam penggantian kontraktor jika pembangunan terjadi kesalahan fatal

Menhub Budi ancam penggantian kontraktor jika pembangunan terjadi kesalahan fatal Tiang girder Becakayu roboh. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan siap menindak tegas jika kekeliruan yang menyebabkan kecelakaan terjadi pada proyek pembangunan infrastruktur di bawah kewenangannya. Sanksi akan diberikan berdasarkan tingkat kesalahan.

"Nanti kita lihat derajatnya siapa yang salah? Ada yang salah kontraktor, ada yang salah konsultan seperti di (Bandara) Soekarno Hatta yang paling salah kan konsultan," kata Menhub Budi saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (21/2).

Menhub Budi juga mengomentari kemungkinan digantinya kontraktor proyek pembangunan di tengah pengerjaan jika terjadi kecelakaan kerja. Hal tersebut dapat dilakukan jika terbukti kesalahan kontraktor dianggap fatal dan mengalami keterlambatan parah.

"Saya pikir tidak demikian (diganti di tengah proyek), kecuali ada pekerjaan yang terlambat dan kesalahannya fatal sekali."

Adapun proyek-proyek infrastruktur yang berada dalam lingkup kewenangan Kemenhub diantaranya adalah terkait bandara, pelabuhan, stasiun dan proyek perkeretaapian seperti LRT Jakarta dan Palembang, MRT Jakarta, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya dan Kereta Double-Double Track (DDT).

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP