Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menguak fakta di balik perkasanya Rupiah tinggalkan level Rp 13.000

Menguak fakta di balik perkasanya Rupiah tinggalkan level Rp 13.000 rupiah. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir bulan ini cukup mengejutkan. Rupiah menguat tajam meninggalkan level Rp 13.000 per USD. Penguatan mulai terjadi dari Selasa (27/9) lalu. Saat itu, Rupiah perkasa menyentuh Rp 12.950 per USD.

Mengutip data Bloomberg, sepanjang September 2016, Rupiah berada di atas level Rp 13.000 per USD. Awal September atau tepatnya tanggal 2, Rupiah berada di Rp 13.269 per USD, dan kemudian terus menguat hingga titik terendahnya di 8 September pada level Rp 13.063 per USD.

Setelah itu, Rupiah kembali melemah hingga menyentuh puncaknya di Rp 13.236 per USD yaitu tanggal 12 September. Namun, semenjak itu, Rupiah terus menguat hingga saat ini berada di level Rp 12.900-an per USD.

Tak hanya itu, pada Agustus lalu, BPS mencatat Rupiah juga terdepresiasi 1 persen terhadap USD. Level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap USD terjadi pada minggu kelima Agustus 2016 yang mencapai Rp 13.237 per USD. Sedangkan menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Kalimantan Utara yang mencapai Rp 13.368 per USD pada minggu keempat Agustus 2016.

Meski demikian, saat ini Rupiah sudah menguat. Perdagangan kemarin, Rupiah ditutup di level RP 12.957 per USD. Rupiah sempat menyentuh level terendahnya di Rp 12.919 per USD dan level tertingginya di Rp 12.957 per USD.

Lalu, apa faktor pendorong buat Rupiah menguat? (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP