Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengintip bisnis jual beli hewan kurban online

Mengintip bisnis jual beli hewan kurban online SPG Hewan Kurban. ©AFP PHOTO/ADEK BERRY

Merdeka.com - Kebutuhan masyarakat, khususnya umat muslim untuk berkurban saat Idul Adha, menjadi peluang bisnis bagi sebagian orang. Biasanya, tiap menjelang Idul Adha, permintaan hewan kurban baik sapi maupun kambing, meningkat. Kondisi ini jadi celah bisnis bagi para juragan hewan kurban.

Beberapa hari terakhir, umat muslim mulai memburu hewan kurban di sekitar daerah tempat tinggalnya. Tapi tidak banyak seperti tahun-tahun sebelumnya. Salah satu alasannya, jual beli hewan kurban juga banyak dilakukan tanpa harus transaksi tatap muka. Dengan kata lain, jual beli hewan kurban kini lebih mudah karena bisa dilakukan secara online.

Tidak dipungkiri, seiring perkembangannya, geliat bisnis online mulai menyasar semua industri. Tren jual beli di dunia maya bukan sekedar kebutuhan barang sehari-hari, tapi juga untuk kebutuhan ibadah seperti hewan kurban.

Cara pemesanan online pun jadi pilihan di tengah kesibukan masyarakat. Namun dalam proses pembelian kurban online ini ada dua metode yang dipakai. Metode pertama, memesan hewan kurban melalui sebuah lembaga dengan visi kemanusiaan. Seperti dilakukan globalqurban.com, yang sudah berjalan sejak tahun 2011.

Website pemesanan hewan kurban yang berada di bawah kelola lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) ini memberikan kesempatan masyarakat luas untuk beribadah di tengah kesibukan. Harga jual hewan kurban, sapi dan kambing, disebut-sebut masih terjangkau.

Customer Relationship Management Rini Maryani menuturkan, untuk seekor kambing dengan bobot 25 kilogram (kg) dibanderol Rp 1,8 juta. Sedangkan sapi dengan berat 220 kg dijual dengan harga Rp 12,6 juta atau tujuh kali harga kambing.

Meski menawarkan harga murah, tetap ada kekurangannya. Masyarakat tidak bisa melihat secara langsung hewan yang dibelinya. Sebab, hewan-hewan itu langsung dikirim ke wilayah yang telah ditentukannya.

"Tapi nanti ada laporannya juga. Dan memberikan foto untuk melengkapi. Sementara ini kami distribusikan ke masyarakat lebih luas," kata Rini saat berbincang dengan merdeka.com, kemarin. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP