Mengintip bisnis industri film porno dunia yang tak pernah mati
Merdeka.com - Di beberapa negara, industri film porno menjadi salah satu bisnis paling populer dan menjanjikan untung besar. Bagaimana tidak, setiap detik ada 28.254 pengguna internet mengakses film porno. Lebih dari 35 persen pengguna internet mengunggah konten pornografi.
Di Amerika sendiri, perkembangan produksi film porno bergerak sangat cepat dan dibuat sangat mudah diakses publik. Faktanya, film porno baru di Amerika muncul tiap 39 menit.
Seperti dilansir The Richest, salah satu faktor yang membuat industri ini tetap hidup adalah penikmat pornografi yang tersebar di seluruh dunia. Dibandingkan perempuan, lebih banyak laki-laki yang menghabiskan waktu menonton film porno. Sebuah survei menyebut, 72 persen dari film porno di internet ditonton oleh laki laik, sedangkan perempuan hanya 20 persen.
Dari data tahun 2013 The Richest, tiap bulan ada 9,4 juta wanita yang mengakses materi porno di internet. Bahkan 13 persen wanita dan 20 persen laki laki mengakui mengakses film porno ketika bekerja di kantor.
Tingginya permintaan akan film porno membuat industri terus ini tak pernah mati. Saat ini ada lebih dari 4,2 juta situs internet berbau pornografi atau sekitar 12 persen dari seluruh konten internet. Kebanyakan orang berpikiran laki-laki muda adalah pengakses film porno terbesar karena memiliki kadar hormon yang tinggi, namun laki laki berusia 35-49 tahun juga telah membentuk demografi besar penikmat film porno.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya