Mengenal Konsep Ekonomi ala Ma'ruf Amin
Merdeka.com - Pemikiran arus ekonomi baru yang dicetus Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, dibukukan oleh kolaborasi dua penulis berlatar belakang berbeda. Dua penulis yakni Sahala Panggabean seorang pegiat koperasi dan Anwar Abbas seorang cendekiawan Muslim.
"Penulisnya ini Pak Sahala ini nonmuslim, dan Pak Anwar Abbas ini muslim tapi Muhammadiyah, dan saya NU. Jadi ini merupakan keutuhan persatuan untuk menghargai satu sama lain," kata Ma'ruf dalam peluncuran buku berjudul The Ma'ruf Amin Way, di Gedung Smesco, Jakarta, Jumat (1/2).
Ma'ruf tak menyangka pemikiran ekonomi dengan konsep bottom up menjadi luar biasa saat dituliskan di sebuah buku. Dia menjelaskan secara singkat konsep ekonomi yang dimaksud. Menurut Ma'ruf, konsepnya sederhana yakni ekonomi harus adil dan merata dirasakan oleh semua pihak. Tidak hanya si pemilik modal.
"Karena harus ada perbaikan dalam membangun ekonomi. Ini akibat kebijakan masa lalu yang ingin membangun ekonomi kuat lewat kongolomerasi teori trickle down effect, yang diharapkan menetes tapi tak menetes-netes," kata mantan Rais Aam PBNU ini.
Lewat pemikirannya di buku ini, lanjut Ma'ruf, diharapkan para pelaku usaha dapat memacu diri untuk jadi usahawan baik dari kalangan industri, sektor keuangan, sektor budidaya dan sektor riil, jasa, dan juga santri preneur.
Ke depan, siapa pun calon pemimpin negara terpilih, diharapkan mampu mendorong pemerintahnnya untuk dapat menopang konsep ekonominya melalui regulasi. Supaya tak terjadi benturan dan bisa mengkolaborasi antara yang kuat dan yang lemah, sehingga tercipta sinergitas ekonomi berkeadilan.
"Jadi saya setuju sekali siapa pun terpilih bisa diterapkan ini (perspektif ekonomi Indonesia arus baru), apalagi kalau saya yang terpilih, langsung terapkan gimana membangun the new perpective agar 2024 bisa lepas landas menjadi lebih maju lagi," ucap Ma'ruf.
Reporter: Muhammad RadityoSumber: Liputan6.com
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya