Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengajar di Unair, Dahlan bagi-bagi uang ke mahasiswa

Mengajar di Unair, Dahlan bagi-bagi uang ke mahasiswa Dahlan Iskan. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menyambut hari kebangkitan nasional, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan telah meminta petinggi-petinggi BUMN untuk blusukan dan mengajar di sekolah masing-masing. Tidak hanya memberi instruksi, Dahlan pun memberi contoh dengan mengajar di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Namun, Dahlan tidak memberi materi pelajaran. Dahlan memberikan motivasi, semangat kepada mahasiswa melalui Kuliah Tamu 'Kebangkitan Kemandirian Bangsa'.

Kabag Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi yang ikut bersama Dahlan menceritakan, Dahlan tidak berpidato di Unair. Dahlan lebih memilih mendengar daripada memberi kuliah panjang lebar. Sekitar 10 menit Dahlan berdialog dengan guru besar Unair tentang hasil-hasil penelitian. Termasuk Prof Nyoman yang ahli pengembangan sapi.

Dari kegiatan ini ada sesuatu yang menarik. Dahlan memberikan uang tunai Rp 1 juta kepada dua mahasiswa yang dipandang istimewa oleh Dahlan. Salah satunya adalah Presiden BEM Unair, Himas Hakim.

"Dia (Himas Hakim) mengkritik pemerintah habis-habisan, BBM, kemiskinan, kesenjangan dan lain lain. Sekitar 5 menit dia bicara, setelah itu Pak Dahlan bertanya, solusinya apa? Dia menjawab, kita harus berkarya," ujar Faisal kepada merdeka.com, Senin (20/5).

Jawaban dari Himas Hakim membuat Dahlan kaget. Sebab, dalam pandangannya, sebagai aktivis biasanya mengatakan kalau harus dihancurkan, lawan pemerintah. "Tapi dia sebaliknya, karena Pak Dahlan kagum kepada dia, maka beliau memberi hadiah uang Rp 1 juta," jelas Faisal.

Mahasiswa lain yang membuat Dahlan kagum adalah Irma. Dia adalah mahasiswa jurusan teknik lingkungan. Faisal menceritakan, Irma mengeluh karena semua program tidak berhasil. Namun yang membuat Dahlan kagum adalah walaupun programnya gagal tapi dia menyampaikan dengan gembira dan bahagia.

"Misalnya buang sampah pada tempatnya di kampungnya di Jombang. Dia sedih karena masyarakat tidak ada yang mau ikut dan mendengar. Namun hebatnya dia tetap menyampaikannya dengan kegembiraan dan bahagia. Dia juga dapat Rp 1 juta," tutup Faisal.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP