Menengok 'PNS hantu' yang gerogoti uang negara di Tanzania
Merdeka.com - Pemerintah Tanzania mengaku telah menyelamatkan USD 8 juta dalam dua bulan belakangan, setelah penindasan atas 'Pegawai Negeri Sipil (PNS) hantu' di negara tersebut.
PNS hantu adalah pegawai yang semata-mata datang untuk mengisi absen tapi tidak pernah bekerja. Istilah tersebut digunakan untuk merujuk kepada pegawai yang ada di daftar pegawai tapi tidak pernah bekerja.
Menteri Negara di Kantor Presiden yang bertanggung jawab atas Pemerintahan yang Baik dan Manajemen Layanan Masyarakat, Angela Kairuki mengatakan, uang itu mestinya telah dibayarkan kepada lebih dari 8.000 PNS hantu sebagai gaji dan tunjangan untuk Maret dan April.
Kairuki mengatakan kepada Majelis Nasional di Dodoma, Ibu Kota Politik negara Afrika Utara tersebut, lebih dari 8.000 PNS hantu terungkap dalam dua bulan, setelah instruksi dari Presiden John Magufuli.
Sedikitnya 1.614 PNS hantu berada di dalam pemerintah pusat dan 6.622 diungkap dari pemerintah lokal atau pemerintah daerah setempat.
"Kami terus melakukan pengawasan untuk mengungkap PNS hantu lain, dan sejauh ini kami bekerja dengan sangat baik. Takkan ada yang akan terlewatkan untuk mengungkap mereka," kata Kairuki, sebagaimana dikutip Antara dari Xinhua, Minggu (1/5).
Pada awal April, Presiden John Pombe Magufuli mengatakan lebih dari 5.000 PNS hantu telah dideteksi dalam penindasan yang dilancarkan di seluruh negeri itu.
Dia mengatakan lebih dari 4.000 PNS hantu diidentifikasi di pemerintah lokal sementara lebih dari 1.000 lagi ditemukan di pemerintah pusat. Menurut Presiden Magufuli, pemerintah menghabiskan USD 291 juta setiap bulan untuk membayar gaji buat pegawai negeri.
Sebanyak USD 27 juta tampaknya dibayarkan kepada PNS hantu.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya