Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menengok PLTA pertama bagian dari proyek 35.000 MW

Menengok PLTA pertama bagian dari proyek 35.000 MW

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mengejar pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede di Sumedang, Jawa Barat. Kapasitas PLTA ini nantinya mencapai 2x55 MW.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN, Nasri Sebayang menargetkan PLTA ini akan beroperasi pada 2019 mendatang. Ini sekaligus menjadi PLTA pertama masuk dalam proyek 35.000 MW.

"Ini (PLTA Jatigede) jadi pertama di 35.000 MW bersamaan dengan PLTA Rajamandala (di Bandung)," kata Nasri dalam acara media visit PLTA Jatigede, Jawa Barat, Kamis (6/4).

Meski demikian, pembangunan PLTA Jatigede bukan tanpa kendala. Batuan yang lunak serta pondasi tanah menyulitkan PLN dalam membangun.

"Pembangunan PLTA ada persoalan dari batuan, pondasi, batu empuk. Tapi kita sesuai target 2019 selesai," katanya.

PLTA Jatigede berkapasitas 2x55 Mega Watt (MW) adalah proyek pembangkit listrik tenaga air yang memanfaatkan air dari Waduk Jatigede di Sungai Cimanuk dan dapat membuat sistem Jawa-Bali semakin andal.

PLTA ini terletak di Kabupaten Sumedang yang meliputi Kecamatan Jatigede (Desa Kadujaya, Desa Cijeungjing, dan Desa Karedok) dan Kecamatan Tomo (Desa Cipeles). Dari dua kecamatan tersebut, PLN membebaskan lahan masyarakat seluas 88,75 Ha dan lahan kehutanan seluas 52,78 Ha, sehingga seluruh luas lahan yang diperlukan untuk pembangunan PLTA Jatigede adalah lebih kurang 141.53 Ha.

Pembangunan PLTA Jatigede saat ini tengah dilaksanakan dan progress-nya mencapai 19,04 persen. Beberapa konstruksi bangunan yang sedang dalam tahap pembangunan diantaranya Adit Tunnel nomor 1 and 2, Power Station Silo 1 and 2, Tailrace Surge Shaft, Tailrace Tunnel, Surge Shaft section 2 dan Bifurcation at Silo 2.

"Targetnya, keseluruhan konstruksi bangunan dapat selesai pada tahun 2019 agar segera dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keandalan sistem listrik di sub-sistem Bandung Selatan dan sub-sistem Mandirancan."

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP