Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menengok kembali pembelian Airbus yang bikin Emirsyah terjerat KPK

Menengok kembali pembelian Airbus yang bikin Emirsyah terjerat KPK Emirsyah Satar. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri kasus suap lintas negara yang menjerat mantan direktur utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar. Emir bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dari Rolls Royce dalam kasus pengadaan mesin pesawat.

Perusahaan penyedia mesin asal Inggris, Rolls-Royce sendiri juga sudah mengakui telah menyuap Garuda Indonesia dalam pelaksanaan tender penyediaan mesin jet Trent 700. Pihak Rolls-Royce pun meminta maaf atas kejadian yang menimpa perusahaan mitranya.

Serious Fraud Office (SFO), sejenis KPK, di Inggris mengatakan, Rolls Royce menyuap para pejabat atau pembuat kebijakan di Indonesia, Thailand, India, Russia, Nigeria, China and Malaysia agar menggunakan mesin buatan mereka selama beberapa tahun terakhir.

SFO menyebut di Indonesia, Rolls-Royce setuju untuk menyuap seorang perantara dengan uang USD 2,2 juta atau Rp 28,6 miliar. Tak hanya itu mobil mewah Rolls-Royce Silver Spirit juga diberikan sebagai bonus.

Hal ini tidak dibantah oleh Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. "Bahwa ada tiga jenis mesin yang bisa dipakai Airbus, apakah Rolls-Royce pilihan yang terbaik untuk Airbus? Kalau memang bagus untuk Airbus milik Garuda, ya bersyukur. Tetapi jangan sampai karena ada suap jadi mereka memilih itu sehingga KPK sangat serius menangani hal itu," katanya di Jakarta, Kamis.

Menurut Syarif, pengadaan pesawat dan mesin pesawat itu dilakukan saat tersangka, Emirsyah Satar menjadi Direktur Utama periode 2005-2014 di mana setiap tahun jumlah pengadaannya berbeda-beda.

"Khusus yang berhubungan dari mana asal suap ini kami belum bisa kemukakan, tetapi ini bukan hanya kerja KPK saja tetapi ada kerja sama dari lembaga penegak hukum anti korupsi yang lain yang melibatkan beberapa negara seperti Inggris, Singapura dan Amerika Serikat," tuturnya.

Pembelian mesin Rolls Royce ini sempat membuat heboh Indonesia. Bahkan Presiden Jokowi dan Menteri BUMN, Rini Soemarno langsung terbang ke Inggris untuk melihat pembelian mesin pesawat ini. Silakan klik selanjutnya. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP