Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendes Eko sebut Indonesia akan jadi lumbung pangan dunia

Mendes Eko sebut Indonesia akan jadi lumbung pangan dunia Eko Putro Sanjoyo. ©youtube.com

Merdeka.com - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo menyebut Indonesia berpotensi menjadi negara penghasil pangan dunia. Sebab, Indonesia mempunyai lahan pertanian terbesar ke dua sejagat raya.

"Apakah Indonesia bisa menjadi penghasil pangan dunia? Iya. Karena kita dengan lahan pertanian terbesar di dunia kedua setelah Brasil. Brasil bisa menjadi negara yang perekonomiannya kuat nomor 5 di dunia karena bisa memanfaatkan lahan pertaniannya, apa lagi kita Indonesia," katanya di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Senin (29/8).

Untuk itu, Eko akan meningkatkan sinergi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan 17 Kementerian lainnya guna meningkatkan perekonomian desa. Terlebih, mayoritas masyarakat desa mata pencahariannya adalah sektor pertanian.

"Jadi nanti desa-desa kita programnya akan disamakan dengan program-program Kementerian Pertanian jadi semuanya bisa berjalan secara sinergi," katanya.

Eko mengakui, selama ini pertanian Indonesia terkendala masalah sarana dan prasarana pasca panen.

"Sarana dan prasaran itu kenapa lambat karena tidak ada desa yang konsentrasi pada produk tertentu. Maka dari itu datanya Mentan ada daerah ini mau ditanam apa, desa ini mau ditanam apa bekerja sama dengan gubernur dan bupati atau mungkin satu kecamatan satu produk secara ekonomi lebih fleksibel untuk pengusaha investasi di sarana pasca panen," jelasnya.

Untuk menarik para investor agar masuk ke Indonesia, Eko berharap Menteri Keuangan, Sri Mulyani bisa memberi insentif.

"Pengusaha akan investasi kalau ada potensi untung, untuk memberikan insentif kepada mereka ada daerah-daerah yang skala ekonominya sudah cukup Menteri BUMN atau bank swasta akan berikan pinjaman kredit investasi dan kredit modal kerja. Ibu Menkeu (Sri Mulyani) kalau memungkinkan akan diberi insentif pajak. Misalnya PPh nya dikurangi berapa persen untuk yang mau investasi di desa-desa untuk sarana dan prasarana," tutupnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP