Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendag Prediksi Ekonomi Digital Sumbang 18 Persen ke PDB di 2030

Mendag Prediksi Ekonomi Digital Sumbang 18 Persen ke PDB di 2030 Teknologi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tak memungkiri jika Indonesia saat ini tengah berhadapan dengan perubahan ekonomi digital yang begitu pesat. Menurut perkiraannya, ekonomi digital dalam satu dekade ke depan akan menyumbang porsi yang semakin besar untuk produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

"Jadi kalau menurut hitungan dari Kementerian Perdagangan, GDP kita pada tahun 2020 ini sekitar Rp 15.400 triliun akan tumbuh menjadi Rp 24 ribu triliun pada 10 tahun yang akan datang," ungkapnya dalam sesi webinar, Kamis (17/6).

"Pada saat yang bersamaan, perdagangan ekonomi digital akan tumbuh dari Rp 632 triliun pada tahun 2020, akan tumbuh sekitar delapan kali lipat menjadi Rp 4.531 triliun, atau 18 persen daripada GDP kita pada tahun 2030," jelasnya.

Dia memperkirakan, perusahaan e-commerce pada 2030 bakal menguasai pasar ekonomi digital, dengan porsi lebih dari 34 persen. "Kemudian itu bisa b2b service 13 persen, corporate service dengan Rp 529 triliun akan jadi nomor dua, dan health tech-education juga menjadi hal-hal yang penting dalam ekonomi digital tersebut," sebutnya.

Oleh karenanya, dia menekankan, peran perdagangan di ekonomi digital menjadi sangat penting dan harus diatur oleh pemerintah ke depannya. "Karena kalau tidak kita akan terus diuber-uber, terus dikejar-kejar oleh sesuatu yang sebenarnya sudah menjadi kenyataan yang ada di dunia, terutama di dunia digital ekonomi," ujar Mendag Lutfi.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP